Rabu, 27 Juli 2011

Aku Ingin Belajar


Aku ingin belajar santun dari rumput liar.
Meski dunia begitu luas terhampar dihadapannya,
ia tetap setia pada tanah tempatnya tumbuh.
Walau akar masuk hingga ke perut bumi,
ia tetap bertahan ditempatnya hidup.

Aku ingin belajar bahagia dari anak - anak.
Kesedihan tak pernah ada dalam pemahamannya.
Tawa dan senda gurau berjaya dalam bawah sadarnya.
Mereka hanya mengerti kegembiraan, tak ada yang lain.
Seringkali bertengkar dalam permainan melingkar,
tak sedikitpun kebahagiaan buyar.

Aku ingin belajar bersyukur dari si miskin.
Baju kumal, muka tercoreng lumpur,
bahkan harus makan dari pembuangan sampah.
Ia tetap mampu tersenyum.
Tersenyum pada seonggok nasi bungkus yang ditemukan dipinggir jalan.
Tersenyum pada dunia dan berharap esok masih ada hari untuk menemukan makanan sisa.

Aku ingin belajar cinta kasih tanpa syarat dari Sang Guru.
Yang walau dicaci, dicerca, bahkan dipandang sebelah mata, tetap mampu bertahan dalam diam.
Menulusup ke untaian kelahiran dan mengerti konsep sebab - akibat.
Mengajarkan kebencian hanya akan sirna jika dibalas dengan kebaikan hati dan keikhlasan.

Kini aku berdiri disini dalam sebuah renungan dan pengamatan.
Mencoba mengerti walau sulit diteliti oleh akal.
Memilih apa yang pantas dipilih.
Melihat apa yang dilihat.
Mendengar apa yang didengar.
Aku tetap tak bergeming.

Tidak ada komentar: