Rabu, 15 Juli 2015

Hari Ini Aku Tersadar



Hari ini aku tersadar apa itu cinta.
Cinta yang mereka bilang membuat derita.
Derita yang melahirkan sengsara.
Hingga rasanya kau tenggelam dalam ketidakpastian antara surga dan neraka.
Cinta yang membuat dilema sekaligus menjadi alasan kau tertawa.
Cinta yang sebenarnya, bukan sekadar drama penuh air mata.

Beberapa orang yang memahami tentang jiwa.
Yang punya kemampuan untuk melihat dunia tidak sepenuhnya fana.
Mereka yang bijaksana itu pernah berkata.
Sejatinya cinta bukan sekadar memiliki raga.
Bukan pula melampiaskan jiwa yang penuh dahaga.
Cinta bukan alasan untuk menjadi riya.
Ketika yang kita cinta membalas cinta yang kita berikan kepadanya.

Cinta sejati hanyalah ketika kau mampu untuk memberikan bahagia sejati.
Cinta yang sejati tidak mengharapkan kembali.
Meskipun musim semi telah berganti.
Matahari mungkin tidak bersinar kembali.
Bulan menghilang dari pandang karena terlalu takut untuk menampakkan diri.
Cinta sejati yang selalu agung dan di puji.
Oleh para pujangga yang merangkainya dalam puisi.

Cinta...
Yang mereka sebut sebagai anugerah Sang Kuasa.
Bukanlah untuk selalu mengisi rongga dada.
Meski memang benar Adam hanya berpasangan dengan Hawa.
Dua anak manusia ditakdirkan menjadi sepasang jiwa.
Cinta yang sejati bukan untuk kepastian memiliki kekasih yang di puja.
Cinta akan abadi ketika engkau mampu memberikan jiwa.
Jiwa yang diberikan oleh Sang Ilahi kepada manusia.
Jiwa yang hanya satu bukan dua.
Satu-satunya milikmu yang tidak mungkin kau bisa bagi dua.
Cinta sejati adalah memberi setulus jiwa.

Hari ini aku berada di antara surga dan neraka.
Dimana aku kecewa dan penuh derita.
Meski air mata tidak mampu menyucikan jiwaku yang merana.
Aku tahu inilah saatku harus bahagia.
Ketika ia yang begitu aku cinta.
Pergi dan bahagia.
Sebagian diriku yang menetap di neraka.
Sebagian lagi ikut berbahagia.
Karena cintanya yang telah berlalu untuk diriku saja.
Kini telah mewarnai ceria dalam hidupnya.
Semoga surganya akan abadi dan ia berbahagia.



Untuk Cinta Yang Telah Tiada...
140715

Tidak ada komentar: